Rabu, 18 September 2013

Akuntansi Pajak (Part I)

Akuntansi Pajak (Part I) - Setiap warga Negara, baik perorangan maupun lembaga yang mempunyai atau menjalankan suatu usaha mempunyai kewajiban membayar pajak kepada pemerintah menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dasar Pengenaan Pajak (DPP) akan ditentukan dengan prinsip dasar yang dipakai dalam Pernyataan PSAK 46. Contoh pajak yang ada di Indonesia antara lain Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan NIlai (PPN), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Tontonan, Pajak Kendaraan Bermotor, dan lain-lain.

Akuntansi pajak merupakan bidang akuntansi yang bertugas menghitung besarnya pajak terutang. Fungsi akuntansi pajak adalah mengolah data kuantitatif perorangan atau perusahaan yang akan digunakan untuk menyajikan laporan keuangan yang didalamnya memuat perhitungan perpajakan. Akuntansi Pajak mambahas transaksi & Peraturan Perpajakan yang berpengaruh terhadap laporan keuangan yang menentukan besarnya laba perusahaan. Misal, penjualan & pembelian, sewa, merger perusahaan, dan lain-lain.

Dalam Hukum Perdata dan Hukum Dagang pasal 6 KUHD termuat aturan mengenai kewajiban perusahaan menyelenggarakan pembukuan sebagai berikut : “bahwa siapapun juga yang melakukan perusahaan, diharuskan mengadakan pembukuan tentang semua
kejadian mengenai perusahaan sedemikian rupa sehingga dari catatan pembukuan itu setiap waktu, dapat diketahui hak dan kewajiban terhadap pihak ketiga”. Sedangkan untuk Wajib Pajak yang melakukan kegiatan usaha yang tidak memungkinkan melakukan pembukuan, wajib melakukan pencatatan. Pembukuan mempunyai hasil akhir berupa laporan keuangan yang didalamnya dapat diketahui penghasilan bersih dan PKP (Pendapatan Kena Pajak) dalam laporan laba-rugi. Sedangkan pencatatan merupakan pendokumentasian kegiatan usaha yang dilakukan, termasuk harga pokoknya, dan dapat diketahui penghasilan bersih perusahaan.

Beberapa sifat dari pajak adalah sebagai berikut :

1. Pajak merupakan Iuran masyarakat kepada pemerintah yang pembayarannya dapat dipaksakan karena diatur dalam UU,

2. Pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran pemerintah,

3. Wajib pajak tidak mendapat imbalan jasa secara langsung,

4. Pajak mempunyai fungsi mengatur bidang ekonomi, sosial, dan budaya.

Berdasarkan cara pemungutannya, pajak dibedakan menjadi Pajak Langsung dan Pajak Tidak Langsung. Pajak Langsung merupakan pajak yang tidak dapat dipindahtangankan kepada wajib pajak lain. Pengenaannya dilakukan secara berulang-ulang. Sedangkan Pajak Tidak Langsung merupakan pajak yang terjadi karena seseorang melakukan transaksi atau kegiatan yang menyebabkan dikenakannya pajak. Contohnya pajak bea meterai. Pembayarannya dapat dipindahtangankan kepada wajib pajak lain. Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi disini

Senin, 16 September 2013

Beragam Manfaat Twitter

Mau tahu apa saja manfaat Twitter? Berikut ulasannya, saat ini beragam perkembangan teknologi terus bermunculan dan menjejali setiap lini kehidupan yang kita jalani. Dan salah satu yang paling nampak adalah mengenai perkembangan dari adanya kemajuan teknologi komunikasi. Twitter, adalah satu contoh diantara banyaknya perkembangan tersebut.

Mengapa demikian ? apakah hal istimewa yang terdapat pada twitter sehingga kehadirannya merubah perilaku masyarakat saat ini? Dan apakah pula manfaat twitter yang mungkin menarik bagi banyak orang untuk mulai menggunakannya? Untuk itu anda perlu menyimak ulasan berikut ini agar anda dapat mengetahui fakta tentang twitter yang ternyata bermanfaat sehingga menarik perhatian pengguna dari berbagai macam tingkatan usia baik yang masih anak-anak hingga yang telah berusia lanjut sekalipun.

1. Manfaat twitter yang pertama adalah sebagai media komunikasi yang efisien yang menghubungkan anda dengan banyak orang yang anda sukai. Misalnya saja saat anda berkomunikasi dengan saudara
yang berada jauh, dengan rekan kerja maupun dengan seseorang yang belum anda kenal sebelumnya. Dengan hal ini jelas kehadiran twitter sebagai media silaturrahmi telah mempunyai sebuah dampak yang positif.

2. Kalau pada era sebelumnya anda mendapat berita dari Koran, televisi atau media cetak dan elektronik lainnya maka sekarang anda dapat dengan mudah berita terbaru dari akun-akun resmi yang dimiliki oleh media yang memfokuskan pada berita semisal Koran tempo dan lainnya. Dengan demikian jelas bahwa peranan twitter sebagai media penyampai informasi , sangatlah efektif. Setiap menitnya anda akan bias menikmati sajian berita terbaru yang tentu menarik untuk diikuti.

3. Jika anda berpikir kreatif saat menggunakan situs jejaring sosial populer ini maka anda akan mendapatkan penghasilan darinya. Pasalnya dengan menggunakan twitter anda dapat melakukan promosi usaha barang atau jasa yang anda tekuni dengan gratis. Terlebih pengguna twitter yang jumlahnya terus bertambah membuat lapangan pekerjaan tentangnya terbuka lebar.

Nah itulah beberapa manfaat twitter yang mungkin akan anda dapatkan saat anda menggunakan produk teknologi layaknya twitter dengan benar. Terlepas dari isu buruk yang menimpa twitter maka situs jejaring sosial yang satu ini tetap layak untuk anda nikmati dengan beragam hal menarik dan juga manfaat yang ada pada situs populer yang satu ini.

Minggu, 08 September 2013

Desain Penelitian

Desain Penelitian - Saat kita sedang akan melakukan sebuah penelitian tentunya kita perlu memperhatikan banyak hal yang berkaitan erat dengannya. Mulai dari masalah yang akan kita teliti, rancangan penelitian, metode yang akan kita gunakan dalam menyusun sebuah penelitian hingga pada jenis desain penelitian yang akan kita gunakan pun sangat penting untuk kita perhatikan. Untuk itulah demi kemudahan saat anda tengah merencanakan sebuah penelitian maka artikel berikut ini sangat layak untuk anda cermati karena artikel kali ini akan menjelaskan kepada anda tentang jenis desain penelitian yang merupakan salah satu hal penting sebelum mengadakan penelitian ilmiah.

Jenis desain penelitian ini dapat kita bedakan menjadi beberapa macam yang tentunya memiliki kekurangan dan juga kelebihannya masing-masing. Untuk lebih jelasnya silahkan baca ulasan berikut!

1. Jenis desain penelitian yang pertama adalah Cross sectional,desain penelitian semacam
ini mendalami tentang dinamika korelasi antar beberapa faktor resiko dan juga efeknya. Desain seperti ini menggabungkan pendekatan dan juga pengumpulan data dalam satu waktu tertentu secara bersamaan. Kelebihannya adalah tentang waktu penelitian yang lebih cepat dan biaya yang murah tentunya, mampu menghasilkan sebuah hipotesis yang lebih spesifik terutama pada penelitian analistik. Kelemahannya adalah terletak pada subyek penelitian yang dapat berjumlah besar jika pada penelitian terdapat banyak variabel, selain itu jika digunakan untuk meneliti perkembangan penyakit maka hasil datanya kurang akurat, dan sebagainya.

2. Desain penelitian Case control. Ini merupakan rancangan epidemiologis yang menitik beratkan pada hubungan antara penyakit dan paparan penelitian. Desain penelitian yang seperti ini dapat kita gunakan untuk mengetahui tentang besar kecilnya pengaruh antara resiko terhadap timbulnya efek. Desain penelitian semacam ini sangat pas bila kita gunakan untuk meneliti tentang penyakit yang jarang sekali ditemukan. Selain itu juga waktu penelitian yang tidak terlalu lama, biaya yang murah dan tidak memerlukan subyek penelitian dalam jumlah yang besar. Namun kendati demikian desain penelitian ini masih dirasa memiliki beberapa kelemahan seperti tidak dapat diketahuinya pengaruh varibel luar terhadap efek yang mungkin terjadi.

Itulah perbandingan antara dua jenis desain penelitian yang umum digunakan, yang kita tahu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan mungkin menjadi pilihan kita saat hendak melakukan sebuah penelitian.

Sabtu, 07 September 2013

Paradigma Penelitian Kualitatif

Apa itu penelitian menggunakan paradigma kualitatif? Bagi anda yang belum mengetahui maka saya akan mencoba menjelaskannya untuk anda. Penelitian menggunakan paradigma kualitatif ini merupakan sebuah penelitian yang memiliki tujuan utama yaitu untuk mengkaji makna-makna dari sebuah perilaku, simbol maupun fenomena-fenomena yang terjadi. Paradigma kualitatif menitik beratkan suatu pandangan tentang sebuah fakta sosial yang berdasar pada penilaian dan juga penjabaran yang bersifat subjektif.

Dengan kata lain bahwa penelitian semacam ini kita akan mencoba mendalami tentang berbagai hal menyangkut masalah-masalah sosial yang terjadi dan ini kita kaji dengan menggunakan sudut pandang secara realitas atau berdasarkan kenyataan yang sebenarnya terjadi pada penelitian. Dan dengan cara tersebut diharapkan akan mampu mengungkap sebuah fakta yang belum terpecahkan dari adanya masalah sosial yang terjadi.

Paradigma kualitatif ini sendiri saat ini lebih akrab di telinga dengan sebutan fenomenologi, pada paradigma ini kita mencoba menelaah tentang perilaku yang dilakukan oleh manusia mulai dari cara berpikir hingga cara bertindak dari orang-orang yang dijadikan objek penelitian. Bila kita cermati lebih dalam maka paradigma kualitatif ini tidak hanya melihat tentang fenomena sosial, tingkah laku maupun budaya yang tercipta secara nyata saja tetapi juga mengkaji lebih mendalam tentang keseluruhan konteks.

Paradigma kualitatif ini meyakini bahwa kenyataan yang terjadi pada sebuah fenomena sosial, perilaku manusia maupun tentang budaya merupakan sebuah akibat yang terjadi dari adanya konteks yang melatarbelakangi terjadinya. Atau bisa dikatakan sebagai sebuah hubungan sebab akibat antara konteks dan juga fenomena sosial budaya yang terjadi pada manusia. Dan menurut paradigma kualitatif ini hukum-hukum yang tercipta tersebut tidak dapat disatukan menjadi sebuah hukum tunggal yang bebas dari konteks.

Dalam paradigma kualitatif memiliki sebuah keyakinan bahwa dalam sebuah kelompok masyarakat terdapat sebuah keteraturan. Dan hal ini terbentuk secara alamiah yang memaksa para peneliti untuk mencermati tentang sebuah fenomena keteraturan yang terjadi dan bukan malah membatasi objek penelitian dengan membuat keteraturan yang sengaja dibuat. Paradigma kualitatif ini sebenarnya merupakan sebuah penelitian yang telah tersusun secara sistematis yang memiliki tujuan menemukan teori dari sebuah fenomena dan bukan sebaliknya atau bukan juga untuk menguji kebenaran tentang sebuah teori yang telah ada. Dengan demikian kegiatan penelitian ini masih menjadikan sebuah fakta empiris sebagai sumber pengetahuan tetapi tidak menjadikannya sebagai dasar yang digunakan pada penelitian itu sendiri. Sekian semoga bermanfaat.

Jumat, 06 September 2013

Klasifikasi Penelitian

Klasifikasi Penelitian - Saat ini banyak hal terjadi dalam perkembangan kehidupan yang kita jalani dan hal ini tentu saja tak dapat kita pisahkan dari usaha para ilmuwan yang terus melakukan penelitian. Penelitian yang dilakukan pun bermacam-macam sehingga perlu untuk dikelompokkan. Dari sekian banyak penelitian yang dilakukan maka dapat kita klasifikasikan dalam beberapa kelompok yang memiliki karakterisktik yang serupa seperti yang akan kita bahas berikut ini.

1. Hal yang mendasar yang pertama yang dapat kita jadikan sebagai salah satu pengelompokan adalah tentang bidang ilmu yang dipilih berkaitan dengan objek penelitian. Misalnya saja tentang biologi, sejarah ataupun mengenai bidang ilmu yang lain yang bertujuan untuk mengembangkannya.

2. Pengelompokan selanjutnya berdasarkan pada metode pendekatan yang dipakai. Dalam hal ini yang umum digunakan adalah dengan menggunakan metode kualitatif ataupun juga metode kuantitatif yang menyajikan data berupa angka-angka sehingga hasilnya pun akan lebih
akurat.

3. Selanjutnya mengenai tempat melakukan sebuah penelitian. Para ilmuwan bisa melakukan penelitian ini di berbagai tempat misalnya saja melakukan penelitian di perpustakaan dengan mencari kebenaran dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dengan mengkaji buku-buku. Melakukan penelitian di laboratorium ataupun juga dapat melakukan penelitian dengan mendatangi objek di lapangan secara langsung sehingga data yang terkumpul lebih akurat.

4. Berdasarkan tujuan umum dilakukannya penelitian maka dapat kita kelompokkan menjadi beberapa bagian lagi. Pertama penelitian yang bersifat eksploratif, ini berkenaan dengan tujuan utama dari penelitian yang melakukan eksplorasi pada sebuah fenomena ataupun masalah tertentu dari sebuah objek yang ada pada penelitian. Kedua, penelitian yang merupakan pengembangan dari penelitian yang telah ada sebelumnya. Hal ini sangat baik guna mendapatkan data yang lebih lengkap dan terbaru dari sebuah penelitian yang telah dilakukan. Selain itu ada penelitian yang bertujuan untuk menguji kebenaran hasil penelitian ataupun pernyataan yang terdapat pada penelitian yang dilakukan sebelumnya dengan demikian kita dapat mengetahui kebenaran sebuah fakta yang tentu lebih akurat.

5. Disamping itu juga dapat kita klasifikasikan lagi berdasarkan taraf penelitian yang dilakukan. Baik yang dilakukan secara deskriptif maupun yang bersifat lebih mendalam dengan menganalisis lebih jauh tentang objek penelitian.

Semoga informasi tersebut dapat memberikan manfaat yang besar

Senin, 02 September 2013

Penelitian Induktif

Penelitian Induktif - Di dalam dunia akademis, suatu penelitian adalah hal yang tidak dapat dipisahkan sebagai bagian dari pengembang ilmu pengetahuan. Terdapat banyak istilah dalam penelitian yang terus muncul dari beberapa model suatu penelitian itu sendiri. Adapun penelitian induktif dan juga penelitian deduktif yang perlu juga untuk diketahui. Jadi ada dua metode penelitian untuk menarik kesimpulan yaitu seperti yang telah disinggung di atas.

Penelitian induktif

Metode ini adalah kebalikan dari penelitian deduktif. Jadi contoh konkrit serta fakta yang ada di uraikan terlebih dahulu. setelah itu baru dirumuskan hingga menjadi suatu kesimpulan. Dalam metode ini, suatu data yang ada di kaji dengan melalui proses yang berlangsung atas fakta-fakta. Seperti yang kita tahu di dalam penelitian linguistic, kerap kali menggunakan metode induktif, mengapa demikian? sebab linguistic itu termasuk ilmu yang di dalamnya berusaha untuk menyusun teori mengenai bahasa. Adapun kelebihan dari penelitian induktif yaitu :

1. Metode ini bisa menemukan kenyataan yang lebih kompleks yang ada pada data suatu penelitian.

2. Metode ini bisa membuat hubungan di antara para penliti dengan responden menjadi eksplisit. Sehingga bisa dikenal dan bisa dipertimbangkan.

3. Metode ini bisa menemukan pengaruh secara bersama sehingga bisa mempertajam hubungan

Penelitian deduktif
Metode deduktif merupakan cara analisis atas kesimpulan umum yang kemudian di uraikan menjadi contoh konkrit atau fakta yang berguna untuk memperjelas suatu kesimpulan pada penelitian yang dilakukan. Setelah itu dijabarkan menjadi fakta-fakta berupa angka produksi yang dibandingkan dengan modal usaha dan lain sebagainya. Jadi metode penelitian ini dipergunakan pada penelitian ketika penelitian yang dilakukan berangkat dari sebuah teori yang selanjutnya dibuktikan dengan melakukan pencarian fakta-fakta yang ada. Misalnya seperti : penelitian bahasa arab yang mana umumnya berangkat dari adanya kaidah bahasa arab dan selanjutnya dicarilah mengenai fakta-fakta yang ada pada berbagai sumber seperti sumber data dari Al-Quran.

Adapun tahap-tahapan untuk melakukan penelitian ini yaitu :
1. Melakukan tahapan spekulasi
2. Melakukan tahapan observasi serta klarifikasi
3. Melakukan perumusan hipotesis

Itulah macam-macam penelitian yang bisa dan sesuai untuk dilakukan untuk memecahkan masalah .