Jumat, 10 Mei 2013

Tabel Periodik Unsur Kimia

Tabel Periodik Unsur Kimia. Dmitri Mendeleev adalah ilmuwan pertama yang membuat tabel periodik unsur kimia yang mirip dengan yang kita gunakan saat ini di pelajaran kimia. Tabel periodik ini menunjukkan bahwa unsur-unsur kimia diurutkan berdasarkan berat atomnya, pola muncul di mana sifat-sifat unsur berulang secara periodik. Tabel unsur kimia ini adalah tabel periodik unsur yang kelompok unsur sesuai dengan sifat yang mirip mereka.

Orang-orang telah mengenal tentang unsur-unsur kimia seperti karbon dan emas sejak zaman kuno. Unsur-unsur tidak bisa diubah menggunakan metode kimia. Setiap elemen memiliki jumlah proton yang unik. Jika Anda memeriksa sampel besi dan perak, Anda tidak bisa mengatakan berapa banyak proton dari atom beri atau perak tersebut. Namun, Anda dapat mengetahui bahwa mereka adalah unsur yang berbeda karena mereka memiliki sifat yang berbeda. Anda mungkin melihat ada lebih banyak kesamaan antara besi dan perak dibandingkan antara besi dan oksigen. Mungkinkah ada cara untuk menyusun suatu elemen sehingga Anda bisa mengathui dengan cepat mana yang memiliki sifat yang mirip? nah itulah gunanya tabel periodik unsur kimia.

Nah, kalau anda susah menghapal unsur periodik, anda bisa mencetak tabel unsur periodik di atas, sehingga kalau sewaktu-waktu dibutuhkan anda tinggal membacanya, tapi jangan digunakan untuk mencontek ketika ujian kimia.

Kegunaan Sistem Periodik

Kegunaan sistem periodik adalah untuk memprediksi harga bilangan oksidasi, diantaranya:

1. Nomor golongan unsur, baik dari unsur utama atau unsur transisi yang menyatakan bahwa bilangan oksidasi tertinggi akan dapat dicapai oleh unsur tersebut. Kondisi ini juga berlaku untuk unsur logam maupun unsur non logam.

2. Untuk mengetahui bilangan oksidasi terendah yang bisa dicapai oleh suatu unsur non logam yaitu dengan mengurangi nomor golongan dengan delapan. Sedangkan unsur logam memiliki bilangan oksidasi terendah sebesar nol. Kondisi tersebut disebabkan oleh unsur logam yang tidak mungkin memiliki bilangan oksidasi negatif.

Selasa, 07 Mei 2013

Reaksi dan Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan

Reaksi dan Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan. Organisme membutuhkan energi untuk bertahan hidup. Beberapa organisme seperti tumbuhan mampu menyerap energi dari sinar matahari dan menggunakannya untuk menghasilkan gula dan senyawa organik lain seperti lemak dan protein. Gula yang kemudian digunakan untuk menyediakan energi bagi organisme. Proses ini, disebut Proses fotosintesis, digunakan oleh tanaman dan beberapa protista, bakteri, dan ganggang biru-hijau.
Reaksi Fotosintesis pada Tumbuhan


(Gbr: Sciencewithme.com)
Dalam reaksi fotosintesis, energi matahari diubah menjadi energi kimia. Energi kimia disimpan dalam bentuk glukosa (gula). Karbon dioksida, air, dan sinar matahari digunakan untuk menghasilkan glukosa, oksigen, dan air. Persamaan kimia untuk proses fotosintesis ini adalah:

6CO2 + 12H2O + cahaya matahari → C6H12O6 + 6O2 + 6H2O

6 molekul karbon dioksida (6CO2) dan 12 molekul air (12H2O) dikonsumsi dalam proses, sedangkan glukosa (C6H12O6), enam molekul oksigen (6O2), dan enam molekul air (6H2O) yang dihasilkan.

Persamaan ini dapat disederhanakan sebagai: 6CO2 + 6H2O + cahaya → C6H12O6 + 6O2.

Pada tumbuhan, fotosintesis terjadi terutama dalam daun. Karena fotosintesis memerlukan karbon dioksida, air, dan sinar matahari, semua zat ini harus diperoleh oleh atau diangkut ke daun. Karbon dioksida diperoleh melalui pori-pori kecil di pabrik daun yang disebut stomata. Oksigen juga dirilis melalui stomata. Air diperoleh oleh tanaman melalui akar dan dikirim ke daun melalui sistem jaringan tanaman vaskular. Sinar matahari diserap
oleh klorofil, pigmen hijau yang terletak di struktur sel tanaman yang disebut kloroplas.

Semoga informasi pendidikan bidang biologi tentang reaksi dan proses fotosintesis pada tumbuhan ini dapat bermanfaat buat anda yang sedang membutuhkan. Mohon dikoreksi jika ada salah penulisan kata-kata atau rumus pada artikel ini.

Reaksi Dan Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan adalah bahasan artikel dari kami pada kali ini. Fotosintesis adalah bahasa yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu foto dan synthesis. Dari kata Foto sendiri ini dapat diartikan cahaya dan synthesis adalah kata yang memiliki makna penggabungan. Dari kata fotosintesis ini sering digunakan sebagai lingkup kajian ilmu biologi.

Fotosintesis ini secara sederhana dapat diartikan sebagai sebuah proses pembuatan makanan yang di lakukan pada tumbuhan yang memiliki warna hijau dengan cara melibatkan sebuah cahaya matahari. Selain sinar matahari pada proses fotosintesis ini melibatkan beberapa enzim. Pada proses fotosintesis ini sering dilakukan oleh tumbuh-tumbuhan, dan beberapa jenis alga serta bakteri yang akan menghasilkan sebuah energi yang dapat digunakan di dalam berbagai aktivitas. Dan sebuah Energi tersebut juga disebut dengan nutrisi. Dengan melakukan proses berfotosintesis ini maka tumbuhan dapat bertahan hidup dan tumbuh berkembang.

Reaksi Dan Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan ini terdapat pada tumbuhan yang memiliki warna daun hijau yang bersifat autotrof yaitu dapat menyusun makanannya sendiri. Dengan melalui daun, maka tumbuhan akan dapat menyerap molekul karbondioksida dan juga air untuk menghasilkan gula serta oksigen. Dan Kedua senyawa tersebut akan digunakan untuk penyokong pertumbuhannya.

Pada tumbuhan yang telah melakukan sebuah proses fotosintesis akan memerlukan bantuan dari cahaya matahari. Dan mereka dapat menyerap cahaya tersebut karena mereka mempunyai zat hijau daun atau yang biasa di sebut dengan klorofil. Pada Klorofil ini sendiri ada di dalam bagian organel bernama memiliki nama kloroplast. Di bagian daun tumbuhan terdapat 2 lapisan sel yang memiliki nama mesofil. Pada bagian ini terdapat setengah juta kloroplast tersebar disetiap millimeter persegi. Kemudian Cahaya matahari akan melewati lapisan epidermis tanpa warna lalu menuju mesofil. Yang Pada bagian ini sebagian besar kegiatan dari fotosintesis berlangsung. Maka dari itu setiap tumbuhan sangat membutuhkan sebuah klorofil atau yang biasa di sebut dengan hijau daun agar dapat melakukan sebuah proses fotosintesis.
Inilah Reaksi Dan Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan yang dapat kami sampaikan pada anda.