Sabtu, 08 Maret 2014

Kegiatan Pembelajaran yang Efektif

Kegiatan Pembelajaran yang Efektif - Pada ulasan berikut ini saya akan mengajak anda untuk membicarakan tentang sebuah bahasan yang menarik mengenai Kegiatan Pembelajaran. Apakah itu kegiatan pembelajaran? Kegiatan pembelajaran dapat kita artikan sebagai sebuah kegiatan penyampaian materi pembelajaran yang dilakukan oleh seorang tenaga pendidik kepada para peserta didiknya. Kegiatan pembelajaran ini terjadi mengacu pada materi pembelajaran yang telah ditentukan sebelu kegiatan pembelajaran berlangsung. Dalam sebuah kegiatan pembelajaran terdapat komponen-komponen yang saling berkaitan yang dengannya harus seimbang antara satu dan yang lainnya agar dapat memiliki peranan yang baik dalam menciptakan sebuah kegiatan pembelajaran yang efektif, yang diinginkan oleh semua orang di dunia ini. Karena itulah maka pada ulasan berikut ini saya telah merangkum beberapa komponen yang memiliki peranan yang sangat penting dalam kaitannya degan terciptanya sebuah kegiatan pembelajaran yang efektif.

Hal pertama yang menjadi sebuah komponen utama dalam kegiatan pembelajaran adalah adanya peserta didik. Peserta didik merupakan pelaku utama yang memiliki peran untuk belajar tentang materi pembelajaran yang diterima secara langsung dari penjelasan tenaga pendidik maupun materi pembelajaran yang didapat secara tidak langsung selama kegiatan pembelajaran melalui media semisal buku ataupun juga melalui pengamat secara langsung ke lapangan. Dengan hal tersebut maka kesiapan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran merupakan salah satu hal yang sangat penting.

Yang kedua adalah adanya materi pembelajaran. Seorang dapat belajar dengan baik walaupun sedang tidak bersama dengan tenaga pendidiknya karena dia mendapatkan materi pembelajaran yang baik melalui berbagai macam media. Terlebih untuk saat ini media pembelajaran ini kian bervariasi mulai dari buku, media elektronik hingga kecanggihan teknologi pun dapat dijadikan sebagai media pembelajaran.

Yang ketiga adalah seorang tenaga pendidik yang mumpuni serta memiliki kecakapan dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada para peserta didiknya. Dalam hal ini seorang tenaga pendidik bukan hanya dituntut untuk menyampaikan materi pembelajaran saja tetapi juga membuat sebuah kondisi pembelajaran yang mendukung terjadinya kegiatan pembelajaran yang efektif bagi para peserta didiknya. Dengan seorang tenaga pendidik yang mengerti akan perannya tersebut maka akan tercipta kegiatan pembelajaran yang baik.

Demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sampaikan, semoga memberikan banyak manfaat untuk anda yang membutuhkannya.

Jumat, 07 Maret 2014

Metode Pembelajaran Inkuiri Untuk Anak

Pembelajaran merupakan sebuah kegiatan di mana terjadi sebuah transfer ilmu atau informasi dari seorang tenaga pendidik kepada seorang peserta didiknya. Dalam sebuah kegiatan pembelajaran ini terdapat berbagai macam komponen yang memiliki peranan penting yang saling mengait satu sama lainnya sehingga jika kita berkeinginan untuk mendapatkan sebuah kegiatan pembelajaran yang baik dan efektif maka pemaksimalan komponen yang terdapat di dalamnya merupakan hal wajib yang harus dilakukan. Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada seorang individu ini maka ada banyak sekali pengembangan model pembelajaran mulai dari strategi dan metode yang digunakan oleh tenaga pendidik untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada para peserta didiknya. Salah satunya adalah metode pembelajaran inkuiri.

Metode pembelajaran inkuiri merupakan sebuah metode pembelajaran yang menitik beratkan pada seorang peserta didik yang dituntut untuk menemukan hal baru dalam kegiatan pembelajaran atau dengan kata lain dapat kita katakan bahwa pembelajaran inkuiri ini akan mengajarkan kepada seorang peserta didik untuk lebih aktif dalam kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran secara ilmiah. Peran seorang tenaga pendidik sangat terbatas dalam pembelajaran inkuiri ini yakni sebagai peletak metode atau pembelajaran dasar saja. Setelah itu mereka memberikan tugas kepada para peserta didik untuk berpikir kritis terhadap sebuah permasalahan sehingga mereka dapat memecahkan sebuah permasalahan terkait dengan pembelajaran secara mandiri tetapi tetap berada dalam pengawasan dari tenaga pendidik dalam pelaksanaannya.

Sebagai sebuah metode pembelajaran tentu saja metode pembelajaran inkuiri ini tak lepas dari berbagai macam kelebihan dan kelemahan yang ada padanya. Kelebihannya adalah dengan metode pembelajaran semacam ini anak akan lebih aktif, dan jika dilakukan secara konsisten maka dapat meningkatkan rasa keingintahuan yang besar pada anak sehingga mereka memiliki gaya pemikiran yang lebih kritis dan diharapkan akan dapat melahirkan pemikiran baru nantinya. Kelemahannya adalah dalam menerapkan pembelajaran ini maka seorang tenaga pendidik harus lebih dahulu melakukan observasi kepada para peserta didiknya apakah memang mampu atau tidak, karena pada dasarnya pembelajaran ini akan berlangsung dengan efektif jika para peserta didik yang terlibat di dalamnya memiliki tingkat intelegensi yang tinggi.

Demikianlah sedikit ulasan yang dapat saya sampaikan tentang pembelajaran inkuiri ini, semoga memberi manfaat untuk anda.

Sabtu, 22 Februari 2014

Lika - liku kurikulum pendidikan yang pernah ada di Indonesia

Di dalam dunia pendidikan, salah satu kunci untuk menentukan kualitas yaitu kurikulum pendidikan. Tiap tahunnya kurikulum pendidikan selalu di sesuaikan dengan perkembangan ilmu pendidikan serta kebutuhan pasar. Tidak dapat di pungkiri bahwa ilmu pengetahuan sekarang semakin maju dengan pesat, oleh karena itu pasti suatu instansi pendidikan tetap mempertahankan kurikulum yang lama, karena jika di biarkan maka instansi pendidikan tersebut akan tertinggal dengan instansi pendidikan yang lain. Berikut adalah perjalanan kurikulum pendidikan di Indonesia dari tahun ke tahun.

Rentjana pelajaran 1947

Kurikulum pendidikan di Indonesia pada tahun ini masih di pengaruhi oleh sistem pendidikan Belanda dan Jepang, sehingga pada saat itu hanya meneruskan sistem pendidikan yang sudah ada.

Rentjana pelajaran terurai 1952

Setelah kurikulum 1947, kurikulum yang ada di Indonesia mengalami beberapa penyempurnaan yaitu Renjtjana pelajaran terurai 1952. Yang menjadi ciri khas pada kurikulum ini yaitu di setiap pelajarannya selalu dikaitkan dengan kehidupan yang ada sehari – hari.

Rentjana pendidikan 1964

Pada kurikulum kali ini pemerintah mengacu pada pengambangan moral kepribadian, kecerdasan otak, emosional serta artistik dan jasmani.

Rencana pendidikan 1968

Perubahan pada kurikulum tahun 1968 ini yaitu perubahan struktur kurikulum dari pendidikan

pancawardhana dirubah menjadi pembinaan jiwa pancasila, pengetahuan ilmu dasar, serta kecakapan khusus.

Kurikulum 1975

Kurikulum ini menganut pada pendekatan integrative, yaitu setiap pelajaran yang diajarkan memiliki arti serta peranan lain yang menunjang tercapainya tujuan yang tentunya lebih intergratif dan menekankan pada efisiensi dalam hal daya serta waktu.

Kurikulum CBSA

Ciri khas dari kurikulum pendidikan yaitu berorientasi terhadap tujuan awal instruksional serta pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa atau anak didik dan menjadikan siswa lebih aktif.

Kurikulum 1994

Ciri dari kurikulum ini yaitu memberlakukan sistem kurikulum yang berlaku untuk seluruh instansi pendidikan yang berada di Indonesia. Kurikulum yang ada ini bersifat inti dan sangat penting sehingga daerah yang khusus akan dapat mengembangkan sistem pengajaran sendiri yang tentunya telah disesuaikan dengan lingkungan yang ada serta kebutuhan masyarakat di sekitarnya. Dan di dalam kegiatan mengajar guru melibatkan siswa untuk aktif di dalam belajar.

Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) - 2004

Kurikulum berbasis kompetensi ini menekankan pada keseimbangan soft skill dan hard skill para siswa. Melalui sistem ini para siswa dididik sampai memenuhi kompensi kelulusan sehingga dapat memenuhi apa yang di harapkan oleh lapangan pekerjaan.

KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ) - 2006

Pada kurikulum pendidikan ini kegiatan operasional disusun oleh dan dilaksanakan oleh masing - masing satuan pendidikan dan sekolah. Pada kurikulum ini menekankan pada ketercapaian dan kemampuan kompetensi siswa baik secara individual maupun kelompok. Penyampaian dalam hal pembelajaran harus menggunakan pendekatan serta metode dengan berbagai macam variasi. Sumber belajarpun bukan hanya oleh guru kelas, tetapi juga pada sumber belajar yang ada lainnya yang syarat atau memenuhi unsur edukatif.

Senin, 10 Februari 2014

Penjelasan Mengenai Aktiva

Penjelasan Mengenai Aktiva - Aktiva atau sering disebut dengan Harta (Asset) merupakan kekayaan yang dimiliki perusahaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan perusahaan. Aktiva perusahaan diperoleh dari hasil kegiatan di masa lampau dan bermanfaat untuk kegiatan perusahaan dimasa yang akan datang. Dra. Lanita Winata mengemukakan bahwa, “Aktiva ialah sejumlah kekayaan atau sumber-sumber ekonomi yang dimiliki oleh suatau perusahaan berupa uang, barang dan hak yang timbul dari transaksi-transaksi yang terjadi di masa lampau dan dapat memberikan manfaat di masa yang akan datang.” Sedangkan dalam SAK (Standar Akuntansi Keuangan) disebutkan bahwa, “Aktiva ialah Sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperoleh oleh perusahaan.”

Aktiva menurut tingkat likuiditasnya (kemudahan dalam mengubah menjadi uang) dikelompokkan menjadi :

1. Aktiva lancar (current assets), merupakan aktiva paling likuid (memiliki likuiditas tinggi) atau yang paling mudah diubah menjadi uang. Aktiva lancar yaitu aktiva yang hanya dapat dipakai satu atau beberapa kali dalam proses produksi dan mempunyai umur ekonomis pendek (kurang dari satu tahun). Contoh dari aktiva lancar antara lain kas (uang tunai), piutang, perlengkapan, dan persediaan barang dagang (pada akuntansi perusahaan dagang), wesel tagih, beban dibayar dimuka.

2. Aktiva tetap (fixed assets), yaitu aktiva yang dapat dipakai berulang kali untuk berproduksi dan umur ekonomisnya panjang (lebih dari satu tahun). Aktiva tetap dibagi menjadi tiga, yaitu invetasi jangka panjang, aktiva tetap berwujud (Tangible Assets), dan aktiva tetap tidak berwujud (Intangible Assets). Yang termasuk dalam aktiva tetap berwujud seperti peralatan, mesin, tanah, kendaraan, dan bangunan atau gedung. Zaki Baridwan mengungkapkan bahwa “Aktiva tetap berwujud yang sifatnya relatif permanen (menunjukkan sifat bahwa aktiva yang bersangkutan dapat digunakan dalam jangka waktu yang relatif cukup lama) yang digunakan dalam kegiatan perusahaan.” Sedangkan yang termasuk golongan aktiva tetap tidak berwujud antara lain : goodwill, franchise, merek dagang, hak sewa, hak paten, dan hak cipta.

Setiap bentuk dari aktiva tetap berwujud selalu mempunyai penyusutan, karena nilainya dari tahun ke tahun semakin menyusut, kecuali tanah yang nilainya semakin naik setiap waktu.

3. Aktiva lain-lain, merupakan kelompok aktiva yang tidak dapat digolongkan dalam aktiva lancar maupun aktiva tetap. Contoh dari aktiva lain-lain seperti gedung yang masih dalam proses pembangunan dan barang konsinyasi.

Kamis, 30 Januari 2014

Penjelasan Dan Format Multimedia Pembelajaran

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai multimedia pembelajaran, sebaiknya kita pahami dahulu apa itu pengertian dari multimedia dan pembelajaran itu sendiri. Jadi Multimedia adalah suatu media yang menggabungkan dua atau lebih unsur media yang terdiri dari gambar, foto, teks, video maupun animasi yang terintegrasi. Sementara pembelajaran diartikan sebagai sebuah proses menciptakan lingkungan untuk berlangsungnya proses belajar mengajar. Di dalam sebuah pembelajaran sendiri yang paling utama yaitu bagaimana siswa itu belajar, belajar dalam arti aktivitas mental sehingga mereka mampu menghasilkan sebuah perubahan prilaku menjadi lebih baik yang sifatnya konstan.

Berbicara mengenai manfaat dari multimedia pembelajaran ini jika dipilih, digunakan dan dikembangkan dengan tepat maka bisa memberikan manfaat yang sangat banyak untuk para siswa dan guru. Secara umum manfaat tersebut adalah menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih menarik, atraktif dan juga bisa meningkatkan kualitas belajar mengajar. Hal tersebut bisa didapatkan karena mengingat beberapa keunggulan yang dimiliki dalam multimedia pembelajaran adalah :

  • Mampu membesarkan benda yang berukuran kecil atau tak nampak dengan mata sekalipun seperti bakteri dan kuman.
  • Mampu memperkecil benda yang tidak mungkin dihadirkan karena ukurannya yang terlalu besar seperti gedung, pesawat, gajah dan sebagainya dalam proses pembelajaran.
  • Mampu menyajikan suatu peristiwa ataupun benda dengan lebih kompleks seperti beredarnya planet, bekerjanya sebuah mesin dan lain-lain.
  • Mampu menyajikan sebuah peristiwa yang jauh seperti salju, bulan dan sebagainya.
  • Mampu menyajikan sebuah peristiwa yang berbahaya untuk dipelajari seperti gunung meletus.
  • Mampu meningkatkan daya tarik siswa dalam mempelajarinya.

Selain itu karakteristik dari multimedia di dalam sebuah pembelajaran adalah :

Menyajikan lebih dari satu media secara bersamaan, misalnya saja dengan menggabungkan unsur visual dan audio.

Lebih bersifat interaktif
Bersifat mandiri sehingga siswa bisa belajar secara langsung tanpa bimbingan orang lain.

Pada dasarnya dalam menyajikan suatu pembelajaran dengan menggunakan multimedia, terdapat beberapa format yang bisa kita gunakan atau terapkan. Tapi apa saja format tersebut? perhatikan berikut ini :

Tutorial
Jadi tutorial ini merupakan sebuah pembelajaran yang menggunakan multimedia untuk penyampaian materi, baik itu secara teks, grafik maupun video.

Drill
Drill ini digunakan untuk melatih para pengguna sehingga mereka bisa mahir dalam mempelajari suatu keterampilan maupun untuk penguasaan sebuah konsep tertentu. Adapun program ini menyediakan beberapa soal yang nantinya akan ditampilkan acak, jadi setiap soal yang muncul selalu berbeda.

Simulasi
Pembelajaran yang satu ini dikemas dengan format penyampaian yang lebih dinamis dan biasa di aplikasikan di dunia nyata.

Eksperimen
Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan simulasi, tapi eksperimen ini lebih ditujukan untuk kegiatan yang sifatnya percobaan. Misalnya saja latihan praktikum di sebuah laboratorium.

Permainan
Permainan di sini disajikan untuk proses pembelajaran. Dengan begitu diharapkan aktivitas belajar bisa lebih menarik dengan bermain.

Dengan mengetahui pengertian dan juga berbagai format yang bisa kita terapkan dalam pembelajaran. Maka diharapkan proses belajar mengajar bisa lebih baik dan lebih efisien mengingat betapa pentingnya multimedia pembelajaran itu sendiri untuk saat ini.

Rabu, 29 Januari 2014

Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Seperti yang kita tahu, pembelajaran Bahasa Indonesia adalah salah satu materi yang di ajarkan di bangku sekolah. Adapun tujuan pembelajaran ini dapat kita tinjau dari dua sudut pandang, untuk para siswa ditujukan agar para siswa mampu menghayati bahasa dan juga sastra Indonesia serta mempunyai kemampuan yang baik dan benar dalam berbahasa. Sementara tujuan bagi para guru yaitu untuk mengembangkan potensi para siswa dalam berbahasa Indonesia, serta agar lebih mandiri dalam menyiapkan dan menentukan bahan ajar sesuai dengan kemampuan siswa dan kondisi lingkungan.

Selain itu, yang menjadi tujuan umum dari pembelajaran suatu Bahasa yakni peran pentingnya di dalam perkembangan intelektual dan emosional siswa serta sebagai penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua mata pelajaran. Di samping itu pembelajaran Bahasa Indonesia juga dapat memungkinkan manusia untuk bisa saling berkomunikasi dan berbagi pengalaman serta saling belajar satu sama lain untuk meningkatkan kemampuan intelektual. Adapun pembelajaran Bahasa Indonesia di bangku sekolah diharapkan bisa membantu para siswa untuk mengenal dirinya sendiri, budayanya, budaya orang lain, belajar untuk menyampaikan gagasan, serta mampu menggunakan kemampuan imajinatif dan analitis yang terdapat pada diri masing-masing siswa. Jadi apabila kita rangkum, maka tujuan dari pembelajar tersebut seperti berikut ini :

Peserta didik diharapkan bisa berkomunikasi secara lebih efektif dan juga efisien serta mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar sesuai etika dan kesopanan.

Peserta didik diharapkan bisa semakin menghargai bahasa Indonesia dan bangga terhadap bahasa pemersatu bangsa tersebut.

Peserta didik diharapkan bisa memahami bahasa Indonesia dan juga mampu menggunakannya secara tepat.

Peserta didik diharapkan bisa menggunakan bahasa Indonesia untuk semakin meningkatkan kemampuannya.

Peserta didik diharapkan mampu membaca untuk memperluas wawasan mereka serta bisa memperhalus budi pekerti.

Peserta didik diharapkan bisa lebih menghayati sastra Indonesia.

Adapun aspek dalam kemampuan berbahasa itu meliputi beberapa hal di antaranya seperti berbicara, mendengarkan, menulis dan membaca yang berhubungan dengan ragam sastra maupun ragam bahasa yang mana merupakan ruang lingkup dari standar kompetensi pembelajaran bahasa Indonesia.

Selasa, 28 Januari 2014

Model Pembelajaran Langsung

Model pembelajaran langsung atau yang dikenal dengan direct instruction ini adalah sebuah model pembelajaran yang menitik beratkan pada penguasaan konsep dan juga perubahan perilaku dengan melakukan pendekatan secara deduktif. Di sini peran dari guru memang sangat penting sebagai penyampai informasi, sehingga sudah seyogyanya seorang guru memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada seperti tape recorder, film, peragaan, gambar dan sebagainya. Adapun informasi yang disampaikan bisa berupa pengetahuan yang sifatnya prosedural maupun pengetahuan deklaratif. Meskipun demikian kekurangannya yaitu model pembelajaran seperti ini tidak bisa digunakan setiap waktu serta tidak dapat diterapkan di semua tujuan pembelajaran.

Dalam sintaks model pembelajaran langsung, terapat tujuh langkah yang mana di setiap langkah tersebut terdapat tahapan-tahapan dalam penyampaian materi. Untuk lebih jelasnya simak berikut ini :

• Menyampaikan orientasi pelajaran dan tujuan pembelajaran kepada siswa.

Jadi pada tahap ini para pengajar menyampaikan beberapa hal yang harus dipelajari dan juga kinerja peserta didik yang diharapkan.

• Melakukan review pengetahuan serta keterampilan pra-syarat.

Di sini guru akan mengajukan pertanyaan untuk mengetahui keterampilan dan pengetahuan yang sudah dikuasai siswa.

• Menyampaikan materi pelajaran.

Dalam tahap ini pengajar akan menyampaikan materi dan informasi serta memberikan berbagai contoh dan sebagainya.

• Melaksanakan bimbingan.

Jadi bimbingan ini dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan yang bertujuan untuk menilai tingkat pemahaman peserta didik dan mencoba untuk mengoreksi kesalahan konsep yang ada.

• Memberi kesempatan untuk siswa agar terus berlatih.

Di sini guru memberi kesempatan untuk siswa agar terus melatih keterampilannya maupun menggunakan informasi yang baru secara kelompok atau individu.

• Menilai kinerja masing-masing siswa dan memberinya umpan balik.

Dalam tahap ini seorang guru akan memberikan review terhadap segala hal yang sudah dilakukan siswa, kemudian guru akan memberi umpan balik atas respon siswa dengan benar.

• Memberikan latihan mandiri.

Jadi guru juga bisa memberikan tugas secara mandiri untuk para siswa guna meningkatkan pemahaman atas materi yang telah disampaikan.

Di samping itu, model pembelajaran langsung ini pada dasarnya bisa dan sangat cocok diterapkan apabila mendapati situasi yang memungkinkan di antaranya seperti berikut ini :

  • Saat guru ingin mencoba mengenalkan bidang pembelajaran baru.
  • Saat guru ingin mencoba mengajari keterampilan kepada siswa ataupun mengajari prosedur yang mempunyai struktur jelas.
  • Saat para siswa mendapati kesulitan yang bisa diatasi dengan sebuah penjelasan terstruktur.
  • Saat guru ingin menyampaikan teknik tertentu sebelum para peserta didik melakukan kegiatan praktek.
  • Saat guru menginginkan para siswa tertarik akan suatu topik.

Jadi model pembelajaran langsung memang patut diterapkan apabila sudah mendapati beberapa kondisi seperti yang dijelaskan tersebut, sehingga proses belajar dan penyampaian materi kepada para siswa juga bisa semakin efektif.